(Untuk Allahyarham Borhan Abu Samah)
Walaupun tak sempat
Aku mengenalinya...
Tetapi semangat kepiwaraanmu mengharukan
hati-hati kerdil yang masih ketandusan
Tubuh perkasa di lautan hijau
musuh dirempuh bagai duri dan ranjau
mengejar ilmu tanpa hujungnya
segulung ijazah, itulah tanda
Innalillahiwainnalillahirojiun...
Tiba-tiba kau rebah
jatuh di bumi nan merkah
kami terpaku mendengar berita
tak pernah disangka atau diduga
perwira dijemput pulang pada usia muda
tetapi... itulah ajal namanya
Redhailah pemergiannya
Maafkanlah segala dosanya
Halalkanlah makan minumnya
...dan kenangilah jasa perwira
Suatu ketika...
kau pernah berbakti
kepada negara, tiada henti
sehingga detik-detik akhir mu, kau masih bersemangat
pejuanganmu sememangnya tiada had
Banyak lagi yang ingin kau kecapi
Banyak lagi yang ingin kau selongkari
dari padang bola ke menara gading yang tinggi,
dari alunan nasyid kepada kekuatan hati naluri
Sayangnya...
kau pergi dahulu tanpa mengecapi yang diingini
Segalanya bertukar bagaikan mimpi
ternyata Allah lebih menyayangi
semoga rohnya sentiasa dirahmati
Walaupun tak sempat
aku mengenali mu...
tetapi semangat kental mu hidup disanubariku
Bagi kita yang masih ada masa
Usahalah terus...seperti arwahnya
kalau waktu kita tiba pula,
semoga dapat menutup mata dengan setenang-tenangnya,
insy’Allah...
Perwira, perjuanganmu menyusuk jiwa
Semoga menjadi contoh pada Singa nan muda
Sebagai insan janganlah leka
tanggungjawab ukrawi dan duniawi imbangi sama
Utama
.........................................................................................................................................
© ROZANAH KASNAN, 2003
Rekaan ihsan MIXED
MEDIA INDUSTRY
|